Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kumpulan Contoh Soal, Latihan dan Pembahasan UTS (Ujian Tengah Semester) Fisika Kelas 10 SMA/MA Semester Ganjil Bagian II

Assalammualaikum teman-teman, pada artikel kali ini masharist.com akan membahas tentang  Kumpulan Contoh Soal dan Latihan UTS (Ujian Tengah Semester) Fisika Kelas 10 SMA/MA Semester Ganjil dan Pembahasannya Bagian II. 

Contoh soalnya akan terbagi dalam berbagi dalam 2 Paket. Setiap Paket terdiri dari 25 Soal Pilihan ganda, dan 5 Soal Essay. Teman-teman bisa melihatnya di daftar isi. Dan apabila teman-teman ragu tentang materi fisika. Masharist.com juga membahas beberapa materi yang berkaitan dengan materi yang diujiankan.

Semoga bermanfaat

Daftar Isi



Latihan Kumpulan Contoh Soal dan Latihan UTS (Ujian Tengah Semester) Fisika Kelas 10 SMA/MA Semester Ganjil Bagian II

Kumpulan Contoh Soal Dan Pembahasan Latihan UTS (Ujian Tengah Semester) Fisika Kelas 10 SMA/MA Semester Ganjil Bagian II

UTS Paket II

Pilihan Ganda

Soal Nomor 1

1. Perhatikan penulisan besaran-besaran berikut!
1) Massa beras = 100 g
2) Momentum benda = 3,5 N
3) Debit air = 22,5 m3/s
4) Massa jenis balok = 3,6 kg
5) Suhu tubuh = 100 Celsius
Pernyataan yang sesuai mengenai besaran tersebut adalah
a. Semua benar
b.  3)
c. 2), 5)
d. 1), 4)
e. 3), 5)
Pembahasan

Jawaban :

Besaran pokok adalah besaran dalam SI (Sistem Internasional) yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran pokok dapat digabungkan menjadi besaran turunan.    

Ada 7 besaran pokok, yaitu:
1. Panjang (Satuan: meter, m. Dimensi: L)
2. Massa (Satuan: kilogram, kg. Dimensi: M)
3. Waktu (Satuan: detik, s. Dimensi: T)
4. Suhu (Satuan: Kelvin, K. Dimensi: θ)
5. Kuat arus listrik (Satuan: Ampere, A. Dimensi: I)
6. Intensitas cahaya (Satuan: Candela. Dimensi: J)
7. Jumlah molekul (Satuan: mol. Dimensi: N)

Besaran turunan merupakan penggabungan dari dua atau lebih besaran pokok.

Momentum benda = Kg. m/s
Debit Air = m3/s
Massa Jenis = kg/m3

Maka jawaban yang tepat adalah b. 3

Soal Nomor 2

2. Diantara kelompok besaran di bawah ini yang termasuk besaran pokok adalah a. Usaha, momentum, kecepatan
b. Suhu, massa, Kuat arus listrik
c. Waktu, momentum, kecepatan
d. Kuat arus, Jumlah molekul , gaya
e. Kecepatan, Intensitas cahaya, jumlah zat

Pembahasan

Jawaban :

Besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka dan satuan. Besaran dapat berupa besaran pokok atau besaran turunan.

Besaran pokok adalah besaran dalam SI (Sistem Internasional) yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran pokok dapat digabungkan menjadi besaran turunan.    

Ada 7 besaran pokok, yaitu:
1. Panjang (Satuan: meter, m. Dimensi: L)
2. Massa (Satuan: kilogram, kg. Dimensi: M)
3. Waktu (Satuan: detik, s. Dimensi: T)
4. Suhu (Satuan: Kelvin, K. Dimensi: θ)
5. Kuat arus listrik (Satuan: Ampere, A. Dimensi: I)
6. Intensitas cahaya (Satuan: Candela. Dimensi: J)
7. Jumlah molekul (Satuan: mol. Dimensi: N)

Besaran turunan merupakan besaran-besaran lain dalam pengukuran, yang  terbentuk dari penggabungan atau turunan dari dua atau lebih besaran pokok diatas.

Maka Jawabannya adalah b. Suhu, massa, Kuat arus listrik

Soal Nomor 3

3.Perhatikan tabel dibawah berikut!
No Besaran          Satuan
1. Waktu            Jam
2. Suhu             Celsius
3. Massa            Gram
4. Panjang          Meter
5. Jumlah molekul    mol
6. Kuat arus listrik    Ampere

Pasangan besaran yang sesuai dengan satuan SI adalah ….
a. 1,2,3
b. 1,3,5
c. 2,4,6
d. 4,5,6
e. 1,2,3,4

Pembahasan

Besaran pokok adalah besaran dalam SI (Sistem Internasional) yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran pokok dapat digabungkan menjadi besaran turunan.    

Ada 7 besaran pokok, yaitu:
1. Panjang (Satuan: meter, m. Dimensi: L)
2. Massa (Satuan: kilogram, kg. Dimensi: M)
3. Waktu (Satuan: detik, s. Dimensi: T)
4. Suhu (Satuan: Kelvin, K. Dimensi: θ)
5. Kuat arus listrik (Satuan: Ampere, A. Dimensi: I)
6. Intensitas cahaya (Satuan: Candela. Dimensi: J)
7. Jumlah molekul (Satuan: mol. Dimensi: N)

Maka jawaban yang benar adalah d. 4,5,6

Soal Nomor 4

4. Besaran yang dimensinya [M][L][T]⁻² adalah …
a. Tekanan
b. Momentum
c. Energi
d. Gaya
e. Percepatan

Pembahasan

Jawaban

Dimensi

Gaya => Dimensi gaya adalah [M][L][T]⁻² dan Satuannya Newton (d)

Soal Nomor 5

5. Perhatikan tabel berikut!
No Besaran   Satuan  Dimensi
1. Panjang   Meter     L
2. Usaha     Joule   [M][L]²[T]⁻²
3. Momentum  N.s     [MLT⁻¹]
4. Tekanan   N.m⁻²   [ML³T²]
5. Daya      J.s⁻¹   [ML²T⁻³]

Hubungan yang benar antara besaran, satuan, dan dimensi adalah ….
a. 1,2,3
b. 1,3,5
c. 3,5
d. 2,4
e. 1,2,5

Pembahasan

Jawaban
Gaya => Dimensi gaya adalah [M][L][T]⁻² dan Satuannya Newton
Usaha => Dimensi Usaha [M][L]²[T]⁻² dan Satuannya Joule
Momentum => Dimensi Momentum [M][L][T]⁻¹ dan satuannya Newton sekon
Tekanan => Dimensi Tekanan [M][L]⁻¹[T]⁻² dan satuannya N/m²
Daya => Dimensi Daya [M][L]²[T]⁻³ dan satuannya Joule/sekon

Maka jawaban yang benar adalah c.3,5

Soal Nomor 6

6. Perhatikan tabel berikut!
No Besaran                 Satuan      Dimensi
1. Panjang                  KiloMeter       L
2. Massa                     gram             M
3. Waktu                     Menit            T
4. Suhu                      Kelvin            θ
5. Kuat arus listrik       Ampere          I
6. Intensitas cahaya    Candela          J
7. Jumlah molekul       Kilomol           N

Hubungan yang benar antara besaran, satuan, dan dimensi yang benar sesuai SI adalah ….
a. 1,2,3
b. 4,5,6
c. 1,2
d. 2,4
e. 1,2,5

Pembahasan

Jawaban :

Besaran pokok adalah besaran dalam SI (Sistem Internasional) yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran pokok dapat digabungkan menjadi besaran turunan.    

Ada 7 besaran pokok, yaitu:
1. Panjang (Satuan: meter, m. Dimensi: L)
2. Massa (Satuan: kilogram, kg. Dimensi: M)
3. Waktu (Satuan: detik, s. Dimensi: T)
4. Suhu (Satuan: Kelvin, K. Dimensi: θ)
5. Kuat arus listrik (Satuan: Ampere, A. Dimensi: I)
6. Intensitas cahaya (Satuan: Candela. Dimensi: J)
7. Jumlah molekul (Satuan: mol. Dimensi: N)

Maka jawaban yang benar adalah b. 4,5,6

Soal Nomor 7

7. Diketahui terdapat sebuah persegi dengan panjang 10,01 cm dan lebarnya 5,1 cm. Luas persegi menurut aturan angka penting adalah ….
a. 51,875 cm²
b. 51,88 cm²
c. 51,87 cm²
d. 51,8 cm²
e. 51 cm²

Pembahasan

Jawaban:

Dalam angka penting, operasi perkalian dan pembagian angka penting mengikuti aturan jumlah angka penting pada hasil akhir harus mengikuti jumlah Angka Penting yang paling sedikit.

Maka luas tanah tersebut adalah = 10,01 x 5,1 = 51,051 cm² = 51 cm² (e) mengikuti aturan angka penting dengan jumlah paling sedikit .

Soal Nomor 8

8. Konversikan kelajuan Sebuah mobil sport yang bergerak dengan kelajuan 36 km/jam kedalam satuan internasional (SI)
a. 36 m/s
b. 18 m/s
c. 10 m/s
d. 3,6 m/s
e. (1/36) m/s

Pembahasan

Jawaban


36 Km/jam = ..... m/s

1 km = 1000 m
1 jam = 3600 s

36 km/jam = (36 x 1000) / 3600 = 10 m/s
Maka kecepatannya adalah 10 m/s (c)

Soal Nomor 9

9. Suatu benda di laboratorium diukur diameternya menggunakan mikrometer sekrup, dan didapatkanlah hasil sebagaimana gambar dibawah. Tentukan nilainya

A. 7,63 mm
B. 7,90 mm
C. 8,96 mm
D. 7,98 mm
E. 8,00 mm

Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan Mikrometer Sekrup serta Rumusnya


Pembahasan

Jawaban:

Skala utama = 8,0 mm
Skala nonius = 0 x 0,01 = 0 mm
Tebal benda= 8,0 mm + 0 mm = 8,00 mm
Jawaban yang benar adalah E.
Jadi tebal benda adalah 8,00  mm

Soal Nomor 10

10. Suatu aspek pengukuran yang menyatakan kemampuan alat ukur untuk memberikan hasil pengukuran sama pada pengukuran adalah ….
a. Ketepatan
b. Kepekaan
c. Ketelitian
d. Presisi
e. Akurasi

Pembahasan
Jawaban
1. Presisi (ketelitian) merupakan aspek pengukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai hasil pengukuran alat ukur dengan nilai ×0.
2. Akurasi (ketepatan) merupakan aspek pengukuran yang menyatakan kemampuan alat ukur untuk memberikan hasil pengukuran sama pada pengukuran.
3. Kepekaan (sensivitas) merupakan aspek pengukuran yang menyatakan ukuran minimal yang masih dapat dideteksi oleh alat ukur

Maka jawabannya adalah e. Akurasi

Soal Nomor 11

11. Dari data dibawah hasil pengukuran massa benda di bawah ini yang memiliki ketelitian paling tinggi adalah
a. 10 + 0,5 g
b. 10 + 0,01 g
c. 10 + 0,6 g
d. 10 + 0,7 g
e. 10 + 0,8 g

Pembahasan


Jawaban

b. 10 + 0,01 g, semakin kecil semakin teliti

Soal Nomor 12

12.


Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan Jangka Sorong serta Rumusnya. Lengkap


Sebuah batang kayu diukur dengan menggunakan jangka sorong sebagaimana gambar diatas. Tentukan tebal benda tersebut..

A. 1,56 cm
B. 1,14 cm
C. 1,10 cm
D. 1,77 cm
E. 2,00 cm


Pembahasan
Skala utama = 1,7 cm
Skala nonius = 7 x 0,01 = 0,07 cm
Tebal balok = 1,7 cm + 0,07 cm = 1,77 cm
Jawaban yang benar adalah D.

Soal Nomor 13

13. Diketahui sebuah persegi dengan sisi = 2,52 cm. Keliling persegi berdasarkan angka penting adalah
a. 10,08 cm
b. 11 cm
c. 10 cm
d. 10,1 cm
e. 10,4  cm


Pembahasan

Jawaban :

Keliling Persegi = 4 x S = S + S + S + S
Keliling Persegi = 4 x 2,52
Keliling Segitiga = 10,08 cm =10,1 cm (tiga angka penting)

Aturan Angka Penting
1. Angka taksiran pada hasil operasi penjumlahan dan pengurangan harus mengikuti angka taksiran paling sedikit pada bilangan yang dioperasikan

2. Apabila pembulatan dan angkanya tepat 5, maka perhatikan angka sebelumnya. Jika angka sebelumnya angka 5 adalah ganjil, maka dibulatkan ke atas. Namun, jika angka sebelumnya genap, maka dibulatkan ke bawah.

Maka jawabannya adalah d. 10,1 cm

Soal Nomor 14

14. Banyaknya angka yang dapat dilaporkan dalam pengukuran berulang ditentukan oleh
a. Ketelitian alat ukur
b. Ketidakpastian mutlak
c. ½ x skala terkecil
d. Skala terkecil alat ukur
e. Ketidakpastian relatif

Pembahasan

Jawaban : 

Dalam menentukan banyaknya angka yang boleh disertakan pada pengukuran berulang adalah dengan mencari ketidakpastian relatif pengukuran berulang tersebut.
Ketidakpastian relatif dapat ditentukan dengan membagi ketidakpastian pengukuran dengan nilai rata-rata pengukuran.

Aturan banyaknya angka yang dapat dilaporkan dalam pengukuran berulang adalah sebagai berikut:

1. ketidakpastian relatif 10% berhak atas dua angka
2. ketidakpastian relatif 1% berhak atas tiga angka
3. ketidakpastian relatif 0,1% berhak atas empat angka

e. Ketidakpastian relatif

Soal Nomor 15

15. Besaran berikut yang termasuk besaran vektor adalah ….
a. tinggi
b. massa
c. kalor
d. Suhu
e. Gaya

Pembahasan

Jawaban : 

Besaran skalar adalah besaran yg mempunyai nilai saja.
Contohnya: Tinggi, Massa, Panjang, Kalor dsb.
Besaran vektor adalah besaran yg mempunyai nilai dan arah.
Contohnya: Gaya, kecepatan, Percepatan, Perpindahan.

Maka jawaban yang benar adalah e. Gaya

 Soal Nomor 16

16. Tentukan nilai masing-masing vektor bila resultan dari dua buah vektor yang sama besarnya adalah 10 satuan. Jika kedua vektor tersebut membentuk sudut 90°!!!
a. 5√3 Satuan
b. 5√2 Satuan
c. 5√4 Satuan
d. 5√6 Satuan
e. 6√7 Satuan

Pembahasan

Diketahui :
R = 10 Satuan
F1=F2=F
α = 90°,Cos 90° = 0

Ditanya :

F1=F2 ?

Jawaban : 

R²  = (F1² + F2² + 2 F1 F2 cosα)
100  = (F² + F² + 2 (F) (F) (0))
100   = F² + F²
100   = 2F²
F²  = 100/2 = 50
F = 5√2 Satuan

Maka Jawaban yang tepat adalah b. 5√2 Satuan

Soal Nomor 17

17.Perhatikan gambar dibawah. Pada gambar Fy= komponen gaya pada komponen sumbu Y, jika Fy = 10 N, komponen gaya pada sumbu X adalah
a. 5√3 N
b. 6√3 N
c. √3 N
d. 2√3 N
e. 10√3 N

Pembahasan

Jawaban : 

Fy = F sin 30°
10  = F . 0,5
10/0,5 = F
F = 20 N

maka, komponen sumbu x
Fx = F cos 30°
Fx = 20. ½√3
Fx = 10√3 N

Maka komponen gaya pada sumbu X adalah 10√3 N (e)

Soal Nomor 18

18. Apabila diektahui terdapat suatu vektor gaya F = 100 N bersudut 30° terhadap sumbu X. Besarnya komponen vektor pada sumbu Y adalah ….
a. 10 N
b. 20 N
c. 15 N
d. 30 N
e. 50 N

Pembahasan

Jawaban

maka, komponen sumbu x

Fy  = F sin 30°
Fy  = 100 . 0,5
Fy  = 50 N

Maka komponen komponen vektor pada sumbu Y adalah 50 N (e)

Soal Nomor 19

19. Bila besar selisih dan resultan dua buah vektor adalah sama, maka sudut apit kedua vektor adalah
a. 30°
b. 60°
c. 90°
d. 100°
e. 120°

Pembahasan

Jawaban : 


|a + b|² = |a - b|²
a² + b² + 2ab cosα = a² + b² -2ab cosα
a²-a² + b²-b² +2ab cosα +2ab cosα =0
4ab cosα =0
cos α =0
α =90
maka sudut apit kedua vektor adalah 90° (c)

Soal Nomor 20

20.
Diketahui F1 = 10 N dan F2 = 6 N. Resultan dari kedua vektor gaya tersebut adalah...
a. R=5,72 N
b. R=6,72 N
c. R=7,72 N
d. R=8,72 N
e. R=9,72 N

Pembahasan

Jawaban : 

F1x = F1 cos 60° = 10 . 0,5 = 5 N (positif karena searah x positif)
F2x = F2 cos 30° = 6 . 0,5√3 = 3√3 = 3 . 1,372 = -4,116 N (negatif karena searah x negatif)
F1y = F1 sin 60° = 10 . 0,5√3 = 5√3 = 5 . 1,372 = 8,66 N (positif karena searah y positif)
F2y = F2 sin 30° = 6 . 0,5 = -3 N (negatif karena searah y negatif)

Fx = F1x – F2x = 5 – 4,116  = 0,884 N
Fy = F1y – F2y  = 8,66 – 3 = 5,66 N

R² = Fx² + Fy² + 2 Fx Fy cos α

R² = 0,884² + 5,66² + 2 . 0,884 . 5,66 cos 90

R=5,72 N

Maka resultan vektor adalah 5,72 N (a)

Soal Nomor 21

21. Apabila diketahui dua vektor gaya F1 dan F2 bertitik tangkap di 0 seperti pada gambar berikut. Resultan komponen kedua vektor pada sumbu-x dan sumbu-y berturut-turut adalah
a. 10 N dan 50√3 N
b. 10 N dan 40√3 N
c. 10 N dan 30√3 N
d. 10 N dan 20√3 N
e. 10 N dan 10√3 N

Pembahasan

Jawaban : 

Sumbu x
F₁x = -F₁ cos 60⁰ = -20 co 60⁰ = -20 . 0,5 = -10 N
F₂x = F₂ cos 60⁰ = 40 cos 60⁰ = 40 . 0,5 = 20 N

∑ Fₓ = F₁x + F₂x =
∑ Fₓ = -10 + 20 = 10 N

Sumbu y
F₁y = F₁ sin 60⁰ = 20 . (1/2) √3 = 10√3
F₂y = F₂ sin 60 ⁰ = 40 . (1/2) √3 = 20√3

∑Fy = F₁y + F₂y =
∑Fy = 10√3+ 20√3= 30 √3

Resultan komponen kedua vektor pada sumbu x dan smbu y berturut-turut adalah 10 N dan 30√3 N (c)

Soal Nomor 22

22. Diketahui dua vektor gaya besarnya sama yaitu 36 Newton. Jika kedua resultan vektor tersebut saling membentuk 120 derajat, maka resultan kedua vektor tersebut adalah...
a. 36 Newton
b. 35 Newton
c. 34 Newton
d. 33 Newton
e. 32 Newton

Pembahasan

R² = Fx² + Fy² + 2 Fx Fy cos α

R² = 36² + -36² + 2 . 36. 36 cos 120

R= 36 Newton

Maka resultan vektor adalah 36 Newton (a)

Soal Nomor 23

23. Tentukan penjumlahan dari tiga buah vektor sebagai berikut:
D = 5i - 9j + 3k
E = 5i – 3k
F = 10j + 5k
a. 10i + j + 5k
b. -10i + j + 5k
c. 10i - j + 5k
d. 10i + j - 5k
e. 10i - j - 5k

Pembahasan

Jawaban : 

D + E + F = 5i - 9j + 3k +5i – 3k + 10j + 5k
D + E + F = 5i + 5i -9j + 10j + 3k – 3k + 5k = 10i + j + 5k (a)

Soal Nomor 24

24. Apabila diketahui besar vektor P adalah 10 satuan besar vektor Q adalah 5 satuan dan sudut apit kedua vektor itu 90° besar resultan P-Q adalah
a. 5√5 satuan
b. 6√5 satuan
c. 7√5 satuan
d. 8√5 satuan
e. 9√5 satuan

Pembahasan

Jawaban : 

Dik:
P = 5 satuan
Q = 10 satuan
α = 60°

Dit: (P - Q) .....?
|P-Q|² = P² + Q² - 2.P.Q cosα
|P-Q|²= 10² + 5² - 2.10.5 cos 90
|P-Q|² = 100 + 25 - 100 (0)
|P-Q|²= 125
|P-Q|= √125 = 5√5 satuan

besar resultan P-Q adalah 5√5 satuan  (a)

Soal Nomor 25

25.  Perhatikan tiga buah vektor sebagai berikut:
D = 5i - 9j + 3k
E = 5i – 3k
F = 10j + 5k
Hasil dari 2D- 2E + 2F
a. 3j+10k  
b. -2j-10k  
c. 2j-10k  
d. -2j+10k  
e. 2j+10k

Pembahasan

Jawaban : 

2D- 2E + 2F = 2(5i - 9j + 3k)- 2 (5i – 3k) + 2 (10j + 5k)
2D- 2E + 2F = 10i - 18j + 6k - 10i -6k + 20j + 10k
2D- 2E + 2F = 10i - 10i - 18j + 20j + 6k - 6k + 10k =  2j+10k (e)

Essay

1.  Diketahui terdapat dua vektor P dab Q membentuk sudut 90⁰ satu sama lain. Jika vektor P = 3 satuan dan vektor Q = 4 satuan, selisih kedua vektor tersebut adalah … satuan

Pembahasan
Jawaban
|P - Q|² = F1² + F2² - 2.F1.F2 cosα
|P - Q|² = 3² + 4² - 2.3.4 cos 90⁰
|P - Q|² = 9 + 16 - 2. 3. 4 .0
|P - Q|² = 25
|P - Q| = 5 Satuan

2. Diketahui dua buah vektor C dan D yang besarnya 10 m dan 20 m membentuk sudut terhadap sumbu X positif masing-masing 60⁰ dan 30⁰. Resultan vektor searah sumbu Y adalah ….

Pembahasan
Jawaban

Sumbu y
Fay = Fa sin 60⁰ = 10 . (1/2) √3 = 5√3
Fby = Fb sin 30⁰ = 20 . (1/2)  = 10

∑Fy = Fay + Fby =
∑Fy = 5√3 +10 m

3. Diketahui terdapat dua buah vektor R = 4i – 3j dan S = 3i + 2j. Besar selisih kedua vektor tersebut adalah ….

Pembahasan
Jawaban

R - S = 4i – 3j - (3i + 2j) = 4i - 3i - 3j - 2j = i - 5 j

4. Dua vektor A = 3i + 2j dan vektor B = -4i – 3j, nilai A . B adalah ….

Pembahasan
Jawaban

Diketahui:
A = 3i + 2j
B = -4i – 3j

Ditanya :
P . Q =?

P . Q = 3 (-4) + 2 (-3)
P . Q = -12 - 6
P . Q = - 18 satuan

5. Jika vektor A = 2i + 4j + 4k dan vektor B = 2i + 6k, hasil kali kedua vektor tersebut adalah ….

Pembahasan
Jawaban

Diketahui:
A = 2i + 4j + 4k
B = 2i + 6k

Ditanya :
hasil kali kedua vektor =?

A . B = (2 x 2) + ( 4 x 0 ) + (4 x 6) = 4 + 24 = 30 satuan

Semoga dengan contoh-contoh soal ini semakin mengasah kemampuan teman-teman dalam menjawab Latihan Kumpulan Contoh Soal dan Latihan UTS (Ujian Tengah Semester) Fisika Kelas 10 SMA/MA Semester Ganjil Bagian II .

Bila ada yang keliru dan ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar. 

Selamat belajar!

terinspirasi oleh dan brainly
 

Post a Comment for "Kumpulan Contoh Soal, Latihan dan Pembahasan UTS (Ujian Tengah Semester) Fisika Kelas 10 SMA/MA Semester Ganjil Bagian II"